Soeharto Dicaci dan Dirindu


Entah kenapa pagi ini saya ingin menulis tentang beliau
Sosok yang sampai saat ini masih menjadi kontroversi
Kontroversi karena pada dirinya tergabung dua hal yang saling bertolak belakang
Beliau dicaci, namun disaat bersamaan dirindukan

THE SMILING GENERAL

Saat dicaci, beliau memilih diam, hilang dari hiruk pikuk kekuasaan. Bahkan, beliau memilih untuk tidak menemui Habibie, Presiden saat itu. Beliau menolak permintaan seorang Presiden yang normalnya dalam posisi terbalik, orang yang mau bertemu presidenlah yang meminta untuk bertemu. Seperti saat ini yang konon seseorang ingin bertemu tapi dihalangi untuk bertemu presiden dan memilih untuk berbicara dimuka umum.

Former Indonesian President Suharto leaves hospital in Jakarta

Seandainya…andai kita bisa berandai-andai
Soeharto memilih mempertahankan kekuasaanya saat itu, mungkin negeri yang indah ini tidak akan sama lagi. Suriah sebagai contoh nyata luluh lantaknya sebuah negara karena kekuasaan.

SOEHARTO DIBENCI

Dibenci karena dizamannya orang tidak bebas berbicara, tidak bebas mengemukakan pendapat. Tidak seperti sekarang, orang dengan bebas mengemukakan pendapat, bebas berteriak sesuka hati, bebas mencaci dan memaki.

Dibalik cacian dan kebencian itu, slogan-slogan “enak zamanku toh” menjadi salah satu bukti kerinduan. Bukti kehilangan yang timbul dari masyarakat bawah.

Pesan penutup Presiden Soeharto kepada Habibie dalam sebuah pertemuan tanggal 28 Januari 1974 sekitar pukul 23.00 di jalan cendana

“Nanti, Insya Allah jikalau semuanya dapat terlaksana dengan sesuai rencana dan jadwal, maka bukan saja percaya diri seluruh bangsa akan meningkat, namun yang tidak kalah penting semua pendapat dan teori yang menyatakan ajaran Agama Islam adalah satu penghambat kemajuan suatu bangsa, karena 90 % dari umat islam masih hidup dibawah garis kemiskinan. Ini akan merubah citra tersebut”

“Perhatikan saja namamu Bacharuddin Jusuf Habibie. Perhatikan saja perilakumu. Perhatikan saja cara Dr. Habibie berpikir dan bertindak. Semuanya bernafaskan ajaran Islam, walaupun Dr. Habibie hidup di lingkungan umat yang lain di Eropa, di Jerman” Habibie&Ainun;2010;hal 87

Do’a terindah untukmu Jenderal…

Iklan

2 pemikiran pada “Soeharto Dicaci dan Dirindu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s