Penipuan Barang Kiriman


Suatu waktu saya bertemu seseorang yang kemudian menanyakan posisi barang kiriman miliknya. Ia menjelaskan jika ada barang kiriman miliknya dari luar negeri yang tertahan di bea cukai

Sy bermaksud mengarahkannya  kebagian yang khusus memberikan informasi untuk hal-hal seperti itu. Namun sebelum itu, saya berusaha membantu dengan melakukan konfirmasi untuk pengecekan posisi barangnya…

FAKTA

Ternyata setelah ditelusuri, tidak ada catatan pemasukan barang yang dimaksud ke Indonesia..

Saya kemudian berusaha menggali informasi tambahan lain,
Ternyata dia sudah menerima telepon dari seseorang yg menyampaikan bahwa barang kirimanya sudah tiba dan dia diminta untuk mengirimkan sejumlah uang dengan ke nomor rekening tertentu (nomor rekening pribadi)

Setelah diperiksa, nama orang yg tercantum sebagai pemilik rekening tidak tercatat sebagai petugas yang menangani masalah barang kiriman dari luar negeri…

Saya berusaha mencari tau lebih banyak tentang barang kiriman tersebut

Awalnya ia mengakui bahwa barang tersebut berisi perhiasan emas dan berlian serta uang tunai dalam bentuk USD yang nilainya cukup banyak.
Dikirim oleh suaminya di luar negeri.
Saya kemudian menanyakan, kenapa uang sebanyak itu tidak dikirim melalui bank atau jasa pengiriman uang.

Dia diam beberapa saat..
Kemudian menjelaskan jika barang dan uang tersebut bukan kiriman suaminya, tapi kiriman tunangannya..

Saya mulai curiga jika ada yang ia disembunyikan
Setelah beberapa pertanyaan ia kemudian meralat lagi jika barang kiriman tersebut kiriman temannya..

Dari Suami kemudian Tunangan akhirnya Teman

Ternyata ia kenal dengan orang yang “katanya” mengirim barang dan uang tersebut melalui dunia maya… melalui media sosial..

Berawal dari perkenalan, kemudian dengan berbagai “rayuan” dunia maya, mereka menjadi dekat, dan akhirnya timbul pengakuan suami->tunangan.

Faktanya : mereka belum pernah bertatap muka
Setelah semua informasi yang ada disatukan, ternyata ia sudah tertipu

MODUS

Tidak ada pengiriman barang dari luar negeri
Tidak ada barang berharga dan uang tunai.
Semua hanya modus penipuan agar ia mengirimkan sejumlah uang ke nomor rekening tertentu

Yang mengalami masalah serupa bukan cuman dia….
Ada beberapa orang yg pernah mengalami hal yang sama…
Bahkan ada yang sudah mentransfer sejumlah uang…

Ini mungkin pelajaran tuk yg lain agar bisa lebih berhati-hati..

Kita harus berpikir secara logis..
Barang berharga dan uang tunai tidak mungkin dikirim secara sembarangan, apa lagi dengan nilai yang cukup besar.
Jangan mudah percaya dengan bujuk rayu orang, apa lagi belum pernah bertemu

 

Iklan

3 pemikiran pada “Penipuan Barang Kiriman

  1. Hmmm…saya juga pernah mengalami hal seperti itu 2 x, untungnya saya sdh curiga saat dia mulai membicarakan uang/harta. Awalnya minta kenalan lewat FB, setelah permintaannya saya konfirm mulailah dia melancarkan rayuan dengan panggilan sayang dsb, mengatakan jatuh cinta dsb, hingga mengatakan bertujuan mencari istri. Setelah itu mengatakan menemukan harta karun saat dia berugas sbg tentara di Afganistan , dan akan memindahkannya ke Indonesia serta akan mengirimkan ke saya melalui jasa pengiriman internasional. Untungnya saya merasa tidak masuk akal, shg saya tanyakan ke adik saya, adik saya bilang itu penipuan, sdh banyak wanita tertipu dengan modus seperti itu.
    Yang kedua mengaku orang kaya di Inggris punya warisan harta di malaysia, katanya ayahnya pernah berbisnis di Malaysia, dan karena sdh meninggal dia akan mengurus harta ayahnya. Berbekal pengalaman yg pertama saya ikuti ceritanya dahulu sampai akhirnya dia mengaku sudah sampai di Malaysia dan berusaha menemui seorang menteri di sana, saya masih iya kan. Akhirnya di hari ketiga di Malaysia dia mengaku untuk mengambil harta ayahnya harus membuka rekening di sana, dan uangnya tidak cukup, shg mau pinjam sejumlah uang pada saya dan akan diganti berlipat-lipat.Setelah itu saya putus komunikasinya.Kedua orang tsb memiliki ciri yg sama susah sekali dimintai foto selain di profilnya, jd sdh pasti foto di profilnya palsu.
    Jadi sbg wanita kita harus lebih hati-hati dan realistis, shg tidak gampang tertipu

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s