Kentang Rebus


img_3598

Pagi ini ceritanya sarapan kentang rebus..

Ini bukan diet, tergantung cara pengolahannya..hahaha

Kentang dikenal sebagai makanan kaya serat dan dapat membantu pencernaan.

Berdasarkan sebuah penelitian, konsumsi kentang dua kali sehari tidak akan menyebabkan pertambahan berat badan, tapi dapat menurunkan tekanan darah. Hanya saja, proses pengolahan dan bahan tambahan kentang saat penyajian harus diperhatikan. Kentang seharusnya tidak digoreng ataupun ditambahkan krim keju (sumber : alodokter.com)

ASAL KENTANG

Menurut sejarahnya, kentang berasal dari lembah-lembang dataran tinggi di Chili, Peru, dan Meksiko. Jenis tersebut diperkenalkan bangsa Spanyol dari Peru ke Eropa sejak tahun 1565. Sejak itulah, kentang menyebar ke negara-negara lain termasuk Indonesia.

Menurut catatan awal di Indonesia, tumbuhan ini mulai ada semenjak tahun 1794, dimulai dengan penanaman di sekitar Cimahi. Sejak itu, kentang dapat ditemui pula di Priangan dan Gunung Tengger. Pada tahun 1812, kentang sudah dikenal dan dijual di Kedu. Sedangkan, di Sumatera tumbuhan ini dikenal setahun sebelumnya, 1811

KANDUNGAN KENTANG

Kentang dikenal mengandung sejumlah vitamin dari C, hingga asam folat. Juga mineral, protein, karbohidrat, karotenoid, dan polifenol. Dalam tubuh kentang ini, juga ada zat solanin yang dikenal sebagai obat penenang, antikejang, antijamur, dan pestisidal.

Kompresan air kentang ini dikenal sangat membantu pengobatan luka pada kulit, terlebih di negara miskin yang sulit cangkok kulit (skin graft).

Namun demikian, manakala kentang terpapar cahaya, kentang dapat saja membuat glikoalkaloid yang dinamakan solanin secara berlebih, sehingga jadilah berbahaya untuk dikonsumsi. Bahaya yang dapat terjadi ialah terganggunya sistem saraf, terbakar tenggorokan, sakit kepala, paralisis/lumpuh tungkai, dan badan mendingin.

Apabila dosis sudah 3-6 mg, akibat bisa fatal. Pengobatan yang bisa dilakukan ialah memberi arang aktif/norit, cuci lambung, dan diberi cairan infus. Sebab itu, untuk pencegahan terjadinya solanin pada kentang yang hendak dikonsumsi itu, maka letakkan kentang di tempat yang gelap.

Memasak solanin pada suhu tinggi, dapat menghancurkan sebagian solanin. Juga, hindari mengonsumsi kentang yang sudah berkecambah dan berwarna hijau di bagian bawah kulit, karena alkaloid solaninnya sudah tinggi dan sudah sangat beracun. (sumber : wikipedia)

Kandungan nutrisi pada kentang lebih rinci. Nilai nutrisi per 100 g. (Sumber: USDA)

Energi 70 Kcal 3,5% Karbohidrat 15,90 g 12% Protein 1,89 g 3% Total Lemak 0.10 g 0.5% Kolesterol 0 mg 0% Diet Serat 2,5 g 7% Vitamin Folat 18mcg 4,5% Niacin 1,149 mg 7% Asam pantotenat 0,279 mg 6% Pyridoxine 0.239 mg 18% Riboflavin 0.038 mg 3% Thiamin 0,081 mg 7% Vitamin A IU 7 <1% Vitamin C 11.4 mg 20% Vitamin K 2,9 mcg 2,5% Elektrolit Sodium 6 mg 0,4% Kalium 455 mg 10% Mineral Kalsium 10 mg 1% Besi 0,73 mg 9% Magnesium 22mg 5,5% Mangan 0.141mg 6% Fosfor 61 mg 9% Zinc 0.33 mg 3% Phyto-nutrisi Karoten-ß 4 mcg – Crypto-xanthin-ß 0 mcg – Lutein-zeaxanthin 21 mcg –

 

Iklan

11 pemikiran pada “Kentang Rebus

  1. baru tahu kalau kentang bisa bahaya yaa kalau terkena cahaya. apa kabar kentang yang dijual di pasar, terpapar sinar matahari seharian. soalnya saya sering beli kentang di pasar deket rumah -_-

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s